Lubukbasung -Akan dimulainya Ujian Sekolah Berstandar Nasional (UASBN), supaya ujian nasional ini berjalan lancar di Kabupaten Agam, berbagai persiapan sudah dilakukan oleh dinas Pendidikan Kabupaten Agam. Rabu (28/4)
Kepala Bidang pendidikan TK,SD Drs Isra Mpd Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, yang dihubungi garda minang, menjelaskan pada tahun 2010 ini yang telah terdaftar untuk mengikuti ujian nasional sebanyak 8790 murid Sekolah Dasar, dengan banyak sekolah 445, yang akan dipakai untuk tempat UASBN adalah sebanyak 122 gedung yang tersebar di 16 Kecamatan.
ujian nasional dijadwalkan pada tanggal 4 s/d 6 Mai 2010, dengan dengan tiga mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, masalah tim pengawas dilakukan sistim silang murni antar sekolah satu kecamatan, juga dilakukan monitoring mulai dari tim kabupaten sampai dengan tim kecamatan.
Kamis, 06 Mei 2010
796 Siswa Tak Lulus di Kabupaten Agam
Lubukbasung -Sebanyak 796 siswa SLTA, SMK dan MA, tidak lulus pada Ujian Nasional (UN) di Kabupaten Agam. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, melalui Kasi SMA, SMK dan MA Dinas Pendidilan Kabupaten Agam, Mustafa Kamil, garda minang, Senin (26/4).
Dia merincikan, sebanyak 796 siswa yang tidak lulus UN tersebut terdiri dari, SMA jurusan IPA sebanyak 13 orang, SMA Jurusan IPS sebanyak 276 orang, SMK sebanyak 284 orang. Selain itu, MA dengan jurusan IPA sebanyak 21 orang, MA jurusan IPS sebanyak 158 orang dan MA jurusan Agama sebanyak 44 orang.
Kata dia, tingkat kelulusan siswa pada tahun 2010 ini berkurang dari tahun 2009. Pada tahun 2009, siswa SMA jurusan IPA tingkat kelulusan sebanyak 99,22 parsen, SMA jurusan IPS tingkat kelulusan sebanyak 96,23 parsen, MA dengan jurusan IPA tingkat kelulusan sebanyak 86,86 parsen, MA jurusan IPS tingkat kelulusan sebanyak 81,31 parsen, MA dengan jurusan Agama tingkat kelulusan 98,21 parsen dan SMK tingkat kelulusan sebanyak 81,27 parsen.
Sedangkan pada tahun 2010, SMA dengan jurusan IPA tingkat kelulusan 98,50 parsen, SMA dengan jurusan IPS tingkat kelulusan sebanyak 87,05 parsen, MA dengan jurusan IPA tingkat kelulusan 85,21 parsen, MA dengan jurusan IPS tingkat kelulusan sebanyak 68,87 parsen, MA jurusan Agama dengan tingkat kelulusan sebanyak 67,88 parsen dan SMK tingkat kelulusan sebanyak 67,88 parsen.
Dia merincikan, sebanyak 796 siswa yang tidak lulus UN tersebut terdiri dari, SMA jurusan IPA sebanyak 13 orang, SMA Jurusan IPS sebanyak 276 orang, SMK sebanyak 284 orang. Selain itu, MA dengan jurusan IPA sebanyak 21 orang, MA jurusan IPS sebanyak 158 orang dan MA jurusan Agama sebanyak 44 orang.
Kata dia, tingkat kelulusan siswa pada tahun 2010 ini berkurang dari tahun 2009. Pada tahun 2009, siswa SMA jurusan IPA tingkat kelulusan sebanyak 99,22 parsen, SMA jurusan IPS tingkat kelulusan sebanyak 96,23 parsen, MA dengan jurusan IPA tingkat kelulusan sebanyak 86,86 parsen, MA jurusan IPS tingkat kelulusan sebanyak 81,31 parsen, MA dengan jurusan Agama tingkat kelulusan 98,21 parsen dan SMK tingkat kelulusan sebanyak 81,27 parsen.
Sedangkan pada tahun 2010, SMA dengan jurusan IPA tingkat kelulusan 98,50 parsen, SMA dengan jurusan IPS tingkat kelulusan sebanyak 87,05 parsen, MA dengan jurusan IPA tingkat kelulusan 85,21 parsen, MA dengan jurusan IPS tingkat kelulusan sebanyak 68,87 parsen, MA jurusan Agama dengan tingkat kelulusan sebanyak 67,88 parsen dan SMK tingkat kelulusan sebanyak 67,88 parsen.
Senin, 19 April 2010
Hindarilah Saling Menggunjing (Ghibah)
Allah swt telah memberikan kepada manusia begitu banyaknya karunia dan rahmatNya, dalam hal ini salah satunya adalah lidah kita sebagai sarana komunikasi lisan untuk menyampaikan informasi. Informasi yang disampaikan oleh seseorang bisa jadi hal yang sangat dibutuhkan orang lain demi kebaikan. Namun ada juga merupakan informasi mengenai perihal seseorang yang bisa jadi berita kejelekan seseorang. Dan ini lah perbuatan lidah yang sangat dibenci oleh Allah.
Jumat, 15 Januari 2010
PUSTAKA SEKOLAH DIANTARA KERINDUAN
Pustaka bukan hanya sekedar nama yang terpampang pada dinding pintu masuk, pustaka adalah gerbang cakrawala penghubung ilmu yang mungkin sulit di cari akhirnya ketemu di pustaka. Maka untuk menggapai puncak piramida atas nama pustaka, perlu kiranya dilengkapi dengan berbagai buku dari displin ilmu yang berbeda. Agar target salah satu sekolah untuk memberikan pendidikan terbaik dan unggul kepada muridnya bisa cepat terwujud. Dengan adanya pustaka sekolah "kantong" muridpun bisa menjadi hemat, karena pustaka juga bisa di jadikan tempat "kredit" buku dan di bawa pulang.(http://www.dewihastinasih.blogspot.com)
Langganan:
Postingan (Atom)


