Minggu, 01 Februari 2009

HUMOR1

00066 Apa problem anda Dari handyss@hotmail.com : Suatu sore, seorang laki-laki tua datang ke tempat praktek dokter. Setelah berbaring di tempat periksa, ia malah tertidur. " Apa problem Anda ? " tanya dokter. " Saya tidak punya kamar. " 00067 Sales buku Dari adhie79@hotmail.com : Melihat lowongan yang tertera di koran tentang sebuah institusi agama yang membutuhkan penjual kitab suci, Seorang pemuda pengangguran pun melamar. Saat wawancara, Sang Pemuda ternyata gagap. Namun, karena kepala penerbitan tersebut kasihan, dia memberikan kesempatan. Dua hari kemudian Si Pemuda kembali dan meminta tambahan kitab suci untuk di jualnya. Si Pemuda : " Paaaaaaak, Ssssssaaaaaya mminnnnntaaaa tatatambahaaaaan bbbbuuuuku llllaagi, Paaaak ! " Kepala Penerbitan : " Kamu berhasil menjual 30 buku dalam 2 hari ", bagaimana metode Kamu ? " Si Pemuda : " Ssssssaaaaaaaaya dddaadatangi pppaaaaaaaara deeeeeeeermawannnnnn tttttttrussss Saaasaya Tawaaaari Mmmmmeeeereka uuuunnnntuk mmmmmemmmbeli bbbukuuuuuuuu iniiiii, attttauuuu Ssssaaaaayaaa aaaaakkan bbbbbaaacaaaaaakannn gggrrratttiiiiiiiiis ssssssseeemmmmmuaaaa iiiiiisssiiinyaaaaaa". 00068 Harley Davidson Dari ZArifin@corp.kiani.com : Dua orang pemuda sedang asik naik mobil, tiba -tiba sebuah motor Harley Davidson mendahului mereka dan pengemudinya berteriak " Hooooi ! ... Elu sudah pernah naik Harley belum ?" lalu dia langsung tancap gas. "Sialan tuh orang baru naik Harley segitu aja sombong banget, ayo kita kejar ! " kata pemuda yang nyetir mobil, "ayo !" balas temannya. Mobil itu tancap gas dan berhasil menyalip Harley. Ngga' lama kemudian, Harley tersebut berhasil nguber Mobil lagi, dan pengendara Harleynya berteriak "Hoooi ! ... Elu udah pernah naik Harley belum ?". Dan Harley itu ngebut lagi ninggalin mobil. "Biar mampus tuh orang, gua sumpahin tabrakan lu, belagu amat sih !' pemuda yang nyetir mobil keki berat. Rupanya di persimpangan jalan, Harley tersebut tabrakan dan pengemudinya ketiban motor sendiri. Setelah tahu yang tabrakan adalah pengendara Harley yang ngeledek mereka, kedua orang pemuda ini turun dari mobil dan menghampiri pengemudi tersebut. "Hoi ... elu pernah naik Harley nggak' ?" kata pengemudi Harley sambil meringis kesakitan. "Heh, elu tuh udah tabrakan,ketiban motor, masih sombong lagi, mau lu apa sih ?" kata salah seorang pemuda yang bawa mobil dengan sewot. Lalu pengendara Harley itu ngomong " Maksudnya, gue mau nanya sama elu, kalo elu udah pernah naik Harley, kasih tahu gue, rem-nya dimana !" 00069 Golkar reformis Dari deanz@aries.starindo.net : Seorang pengusaha menemui Akbar Tanjung, Ketua Umum Golkar. Dia ingin memberi hadiah kepada Golkar sebuah mobil untuk kampanye Golkar. Akbar sebenarnya ingin menerima, tetapi dia teringat jargon-jargon yang sudah sering dia lontarkan sendiri, bahwa Partai Golkar adalah Golkbar Baru, Golkar yang reformis, sehingga tidak etis menerima hadiah-hadiah seperti itu. Apalagi isu money politics sekarang lagi ngetrend. Akbar: "Maaf, Pak. Golkar adalah Golkar Baru yang reformis, kami tidak biasa lagi menerima sumbangan -sumbangan seperti ini." Pengusaha: "Saya rela memberi cuma-cuma mobil ini, Pak!" Akbar: "Terima kasih, tetapi Golkar yang reformis tidak sudi menerima hadiah-hadiah lagi!" Pengusaha: "Kalau begitu saya jual dengan harga seratus ribu rupiah!" Akbar: "Kalau begitu Golkar beli 100 unit!" 00070 Buka bajuku Dari soewt@sby.centrin.net.id : Suatu hari disebuah rumah , terdengar sebuah percakapan sepasang manusia dibalik sebuah kamar ; " Charles buka bajuku ! " " Ya nyonya " " Charles buka rokku ! " " Ya nyonya " " Charles buka pakaian dalamku ! " " Ya nyonya " " Dan Charles , jangan coba - coba kau pakai pakaian dan pakain dalamku lagi " Tahu nggak beda sekretaris yang baik dengan sekretaris yang menyenangkan? Sekretaris yang baik kalo pagi hari mengucapkan, "Selamat Pagi, Boss!" Nah, kalo sekretaris yang menyenangkan dia mengucapkan, "Udah pagi nih! Boss!" 00071 Kehilangan anjing Dari harist66@hotmail.com : "saya kehilangan anjing." "mengapa anda tidak pasang saja iklan disurat kabar?" "anjing saya tidak bisa membaca, tolol!" 00072 Dimana Denny Dari harist66@hotmail.com : Ibu:"mengapa kau menggelinding-gelindingkan tong sampah itu Ben?" Benny:"Supaya Denny girang, Bu." Ibu:"Denny-nya dimana?" Benny:"Didalam tong sampah ini, Bu." 00073 Catatan penting Dari harist66@hotmail.com : pada puncak pertengkaran mereka, sepasang suami istri akhirnya saling mendiamkan. sebelum naik ketempat tidur sang suamimenyerahkan catatan kecil pada istrinya, "Bangunkan saya besok jam 7!" keesokan harinya dia bangun jam 9.30. ketika sedang tergopoh-gopoh berpakaian, dia melihat sebuah catatan di sebelah bantalnya, "Sudah jam 7. Bangun!" kata catatan itu. 00074 Lebih hemat Dari Adjie.Pranowo@ptsi.siemens.co.id : Marie Muhammad sedang menumpang bus, ketika ia melihat Habibi berlari terengah-engah di samping bus itu. "Habibie, kenapa elu lari lari di samping bus ini? Naek aja ke atas." "Gua lagi menghemat Rp.2000," jawab Habibie. "Goblok luh" balas Marie, "Mending elu lari di samping taksi, dan elu menghemat Rp.20.000" 00075 Apa bedanya Dari soewt@sby.centrin.net.id : Apa bedanya kepala Habibie dan pantat Madonna? Satunya letaknya di atas dan satunya lagi letaknya di bawah,tapi selebihnya, isinya sama. 00076 Ibu saya lebih hebat Dari werl@mailcity.com : Dua anak kecil sedang beradu pendapat mengenai orang tua mereka. " Ayah saya lebih hebat daripada ayahmu ! " kata anak pertama. " Tapi ibu saya lebih hebat darpada ibumu ! " kata anak kedua tak mau kalah. Anak pertama terdiam terdiam seaat dan berpikir keras. " Barangkali kamu benar, sebab aku pernah mendengar ayahku juga mengatakan hal yang sama seperti yang barusan kau ucapkan. " 00077 Keberatan Dari werl@mailcity.com : Dengan penuh kesigapan pendeta memimpin upacara pemberkatan pernikahan. Sesuai dengan yang biasa tercantum dalam liturgi, pendeta itupun bertanya kepada hadirin yang mengikuti upacara itu. " Apakah ada diantara saudara-saudara yang mengajukan keberatan terhadap pernikahan ini ?" Terdengar suara halus menjawab, " Ya, ada saya !." Pendeta itu membalikkan wajahnya dan menegur dengan berbisik. " Hei tutup mulutmu ! Kamu khan pengantin prianya ! " 00078 Suamimu tidak marah? Dari werl@mailcity.com : Seorang wanita sedang mengobrol dengan temannya. "Bukan main senangnya hatiku karena bisa berbuat baik pagi ini. Ketika hendak berangkat ke pasar tadi, aku memberikan kepada seorang luntang-lantung tanpa pekerjaan uang lima puluh ribu rupiah." "Uang lima puluh ribu rupiah ?! Untuk seorang luntang-lantung tanpa pekerjaan ?! Lalu apakah jika suamimu tahu dia tidak marah ??? "Tidak, ia senang sekali, katanya " Terimakasih !" 00079 kacang Dari pampi@yogya.linux.or.id : Suatu ketika ada seorang pendeta yang sedang mengadakan kunjungan rutin ke jemaatnya. Kali ini dia berkunjung ke rumah seorang nenek yang sudah tua. Bapak pendeta ini melihat ada sebuah tempat makanan meja yang berisi kacang. "Apakah Anda tidak berkeberatan saya memakan kacang itu?", kata pak pendeta "Oh, tidak apa-apa... makan saja," sahut si nenek. Cerita punya cerita, tidak terasa satu jam berlalu. Kacang di tempat makanan itu sudah habis tak bersisa. Sambil sedikit malu pak pendeta ini berkata, "Wah, maaf ya, saya tidak bermaksud untuk menghabiskannya, sebenarnya saya hanya ingin memakan sebagian saja," katanya. Dengan santainya si nenek berkata, "Oh, tidak apa-apa, sejak saya kehilangan gigi-gigi saya, saya hanya bisa menghisap (baca: di-emut/menjilati) coklat yang ada di kacang-kacang itu" 00080 Kuburan gajah Dari co_lugu@hotmail.com : Seorang Direktur sebuah Kebun Binatang mendapat laporan dari staffnya bahwa seekor gajah telah mati di kandangnya. Untuk mengecek kebenaran laporan tersebut sang Direktur tiba di tempat kejadian dan menemukan seseorang yg sedang menangis di dekat bangkai binatang itu. " Sebagai pawang gajah ini tentu anda sangat bersedih atas hal ini dan saya juga demikian, " sang Direktur mencoba menghibur. " Saya bukan pawang gajah ini, Pak " sahut orang itu. " Tapi sayalah yang ditugaskan untuk menggali kuburannya. " 00081 Uang jajan dan kolekte Dari xena99@hotmail.com : Setelah mendapat 2 buah uang Kolekte, Doni mencium ke dua pipi Ibunya lalu melangkah pergi menuju sekolah Minggu. Sepanjang jalan masing-masing kedua tangannya menggemgam sekeping uang logam Rp. 1.000,-. dan di mulutnya tedengar ocehan : " Pokoknya yang kanan untuk Kolekte dan yang kiri untuk jajan. " Begitu di ucapkannya berulang-ulang mengingat nasihat Ibunya tadi sebelum berangkat. Sedang asyiknya berjalan tiba-tiba kakinya terantuk batu sehingga logam yang ada di tangan kirinya terlempar masuk got. Doni tersentak kaget memandangi uangnya yang tertelan air got yang hitam legam itu. Tapi dasar Doni, dia langsung menengadah keatas langit-langit dan berkata : " Tuhan, itu uangmu lho..." 00082 Pekerjaan ayah Dari werl@mailcity.com : Seorang guru TK sedang berkenalan dengan murid-murid barunya. Ia bertanya kepada seorang anak. " Joko, apakah pekerjaan ayahmu ? " "Apa saja yang disuruh ibu. " 00083 Tak perlu pakai Dari alfa@manado.wasantara.net.id : Semasa masih menjabat ketua umum Golkar, Harmoko selalu menunjukkan perhatiannya kepada rakyat kecil. Sewaktu berkunjung ke Jateng, misalnya, dia tidak hanya menggendong pengemudi becak, tetapi juga mengunjungi salah satu rumah sakit jiwa, sebagai bentuk perhatian Golkar kepada semua lapisan masyarakat. Kuningisasi di Jateng memang berhasil. Rumah sakit jiwa itupun tak luput dari praktek kuningisasi itu. Harmoko tentu bangga, karena semua pasien yang dia temui mengenakan seragam kuning. Setelah berkeliling ternyata dia mendapatkan lima orang yang sedang menyirami bunga di kebun tak mengenakan seragam kuning. Harmoko pun heran. "Mengapa mereka tak pakai baju kuning?" tanya Harmoko kepada Gubernur Soewardi yg mendampinginya. Gubernur pun berbisik kepada kepala RS Jiwa, sebelum kemudian memberikan jawaban, "Menurut tim dokter mereka sudah sehat, sehingga tak perlu pakai baju kuning". 00084 Restoran khusus Dari dewa_k@semarang.wasantara.net.id : Suatu hari seorang Arab lewat dan karena lapar ia memutuskan untuk mampir di Restaurant si Jahudi dan memesan sandwich. Pelayan pun bertanya kepada Moshe : " Bagaimana nih, Si Arab nekat mau makan disini ? " Moshe : " Aku tak mau ini menjadi skandal besar, biarkan ia makan dengan bayaran dua kali lipat. " Si Arab pun makan dengan tenang tanpa komplain. Keesokan hari Si Arab mampir kembali dan memesan menu makan siang komplit dengan bayaran dua kali lipat, juga tanpa komplain. Hampir setiap hari Si Arab makan di Restaurant Kosher tersebut hingga Moshe pun bingung. Hingga suatu hari Si Arab membawa banyak temannya untuk makan malam. Di meja lain banyak Yahudi yang makan sambil mengobrol dengan berisik. Moshe pun memerintahkan pelayan untuk menaikkan harga empat kali lipat kepada pelayan agar Si Arab kapok. Ternyata, Si Arab pun masih memuji makanan Moshe dan membayar serta memberi uang tip lebih. Keesokan hari di pintu Restaurant Moshe terlihat papan dengan tulisan berbeda : " Maaf, Tidak Menerima Pelanggan Yahudi, Khusus Untuk Orang Arab. 00085 Akal-akaln Ghalib Dari danielht@rad.net.id : Jaksa Andi M. Ghalib dengan terpaksa harus memberi keterangan pers tentang kasus yang menimpanya. Setelah berhadapan dengan sedemikian banyak wartawan, dia duduk dan berkata: "Apakah kalian semua sudah tahu apa yang akan saya bicarakan?" "Sudaaahh!" Serentak para wartawan menjawab dengan bersemangat. "Kalau begitu, untuk apa lagi saya berbicara kepada kalian?!" Kata Ghalib kalem, sambil pergi meninggalkan para wartawan yang terheran-heran. Pada hari kedua, Ghalib pun terpaksa harus memberi keterangan pers kepada para wartawan lagi. Sambil berdiri di hadapan semua wartawan, dia berkata: "Mengerti tidak, apa yang akan saya bicarakan kepada kalian sekarang ini?" Belajar dari pengalaman, para wartawan sudah sepakat sebelumnya. Dengan serentak mereka menjawab: "Tidaaaak!" "Kalau begitu untuk apa saya berbicara kepada kalian, kalau kalian tidak mengerti apa yang akan saya bicarakan!" Jawab Ghalib tak kalah kalemnya dengan kemarin, terus pergi meninggalkan para wartawan yang mendongkol. Pada hari ketiga, Ghalib berhadapan lagi dengan para wartawan yang jumlahnya semakin banyak. Seperti yang sudah-sudah, Ghalib bertanya lagi kepada para wartawan itu, "Kalian semua sudah tahu tidak, yang akan saya bicarakan hari ini?" Para wartawan yang sudah belajar dari pengalaman dua hari berturut-turut itu pun semakin kompak. Mereka sangat yakin kali ini Ghalib yang suka bicaranya muter-muter itu bakalan tidak bisa menghindar. Maka terdengarlah jawaban-jawaban dari para wartawan. Sebagian menjawab: "Sudaaaaah!" Dan sebagian lagi menjawab: "Beluuuuuummm!" Ghalib sejenak terdiam, kemudian dengan tenang sambil menghembus asap rokoknya dia berkata: "Kalau begitu, begini saja. Kalian yang sudah tahu memberitahu teman-teman kalian yang tidak tahu!" Di Atlantic City - US, seorang wanita memenangkan sekeranjang koin dari mesin judi. Kemudian dia bermaksud makan malam bersama suaminya namun sebelumnya dia hendak meletakkan sekeranjang koin tersebut dikamar mereka dan dia pun menuju lift. Waktu dia masuk lift sudah ada 2 orang hitam didalamnya. Salah satunya sangat besar.. besaaar sekali. Wanita itu terpaku. Dia berpikir: "Dua orang ini akan merampokku." Tapi pikirannya yang lain berkata: "Jangan nuduh, mereka sepertinya baik dan ramah." Tapi rasa rasial lebih besar dan ketakutan mulai menjalarinya. Dia berdiri dan memelototi kedua orang tersebut. Dia sangat ketakutan dan malu dan berharap keduanya tidak dapat membaca pikirannya, tapi Tuhan, mereka harus tahu yang saya pikirkan! Untuk menghindari kontak mata, dia berbalik menghadap pintu lift yang mulai tertutup. Sedetik.. dua detik.. dan seterusnya. Ketakutannya bertambah! Lift tidak bergerak! makin panik! ya Tuhan, saya terperangkap dan mereka akan merampok saya. Jantungnya berdebar, keringat mulai bercucuran. Lalu salah satu dari mereka berkata: "Hit the floor" Saking paniknya, dia memukul lantai lift dengan tangannya yang menyebabkan koin berhamburan dari keranjangnya. Dia berdoa, ambillah uang saya dan biarkan saya. Beberapa detik berlalu. Kemudian dia mendengar salah seorang berkata dengan sopan, "Ma'am, kalau anda mau mengatakan ke lantai berapa yang anda tuju, kami akan menekan tombolnya". Pria tersebut agak sulit untuk mengucapkan kata-katanya karena menahan untuk tidak tertawa. Wanita itu mengangkat kepalanya dan melihat kedua orang tersebut. Merekapun lalu menolong wanita tersebut berdiri. "Tadi saya menyuruh teman saya untuk menekan tombol lift dan bukannya menyuruh anda untuk menonjok lantai lift", kata yang bertubuh sedang. Ia merapatkan bibirnya berusaha untuk tidak tertawa. Wanita itu berpikir: "Ya Tuhan betapa malunya saya. Bagaimana saya harus minta maaf pada mereka karena saya menyangka mereka akan merampok saya" Mereka bertiga mengumpulkan kembali koin-koin kedalam keranjangnya. Ketika lift tiba dilantai yang dituju wanita itu, mereka berniat untuk mengantar wanita itu ke kamarnya karena mereka khawatir wanita itu tidak kuat berjalan sepanjang koridor. Sesampainya didepan pintu kamar, kedua pria itu mengucapkan selamat malam. Dan wanita itu mendengar kedua pria itu tertawa sepuas-puasnya sepanjang jalan kembali ke lift. Wanita itu kemudian berdandan dan menemui suaminya untuk makan malam. Esok paginya bunga mawar dikirim kekamarnya. Dan di SETIAP KUNTUM bunga mawar tersebut terdapat lipatan uang SERATUS DOLLAR. Di kartunya tertulis: "Terimakasih atas tawa yang terbaik yang kita pernah lakukan selama ini" Tertanda: Eddie Murphy, Michael Jordan 00086 Tipuan mata Dari Jan.MAMARIMBING@total.com : Bill Gates meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan. ia mendapatkan dirinya berada di sebuah tempat api penyucian (dosa). Tuhan berada di sana dan berkata, "Baiklah, Bill, Saya benar2x bingung dengan panggilan ini. Saya tidak begitu yakin, apakah saya harus mengirimkan kamu ke neraka atau ke surga. Karena saya lihat, kamu sudah membantu masyarakat dengan meletakkan komputer di setiap rumah hampir di seluruh dunia dan menciptakan Windows 95 yang sangat menakjubkan itu. Akan saya perbuat sesuatu yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Khusus untuk kasus ini, saya akan memberikan kebebasan kepadamu untuk memutuskan dimana kamu ingin tinggal." Bill menjawab, "Baik, terima kasih Tuhan. Tapi apa bedanya antara surga dan neraka itu? Tuhan berkata, "Saya mengijinkan kamu untuk mengunjungi keduanya dahulu supaya kamu lebih mudah mengambil keputusan". "Oke. Kalau begitu, saya coba melihat neraka dulu." Kemudian Bill pergi ke neraka. Ternyata ia melihat bahwa neraka merupakan tempat yang sangat indah, bersih dengan pantai pasir putihnya disertai air yang bening. Dan terdapat ribuan wanita cantik yang berlarian, berenang, bermain air, tertawa riang gembira. Matahari pun bersinar cerah dengan suasana yang sejuk dan nyaman, sempurna sekali. Bill tampak sangat senang. "Wow, luar biasa!!! Indah sekali di sana!!", katanya kepada Tuhan, "Kalau neraka saja seperti itu, saya ingin sekali melihat surga!" "Baik," kata Tuhan. Segera mereka pergi ke surga untuk melihat suasana di sana. Bill melihat surga yang berada di tempat tinggi dengan diliputi awan2x. Berlaksa-laksa malaikat sedang bermain harpa dan bernyanyi. Dia merasa damai melihat suasana di surga tapi dia tidak tampak bergairah seperti ketika melihat neraka. Bill berfikir sejenak, dan akhirnya mengambil keputusan. "Hmm, saya pikir... saya akan betah tinggal di neraka, Tuhan." Dia berkata kepada Tuhan. "Baiklah, kalau begitu," jawab Tuhan, "sesuai dengan keinginanmu." Kemudian Bill Gates pergi dan tinggal di neraka. Dua minggu kemudian, Tuhan ingin melihat keadaan sang Jutawan, Bill Gates, ini untuk memastikan keadaannya baik2x saja dan apa yang sedang dilakukan. Ketika Tuhan sampai di neraka, Ia menemukan Bill sedang berada di lorong yang gelap dan berteriak di tengah2x api yang menyala-nyala. Ia merasa terbakar dan tersiksa. "Bagaimana keadaanmu, Bill?", Tuhan bertanya. Bill menjawab dengan suara yang berat, penuh penderitaan dan tak berpengharapan. "Sangat mengerikan, Tuhan. Ini tidak sama seperti apa yang saya lihat kemarin. Dimana pantai berpasir putih, wanita2x cantik yang dulu ada di sini itu?? Apa yang terjadi Tuhan??" Tuhan berkata, "Oh Itu kan hanya screen saver, Bill!" 00087 Taktik jitu Dari yens@telkom.net : Tiga orang pengusaha dari Indonesia, Amerika Serikat dan Jepang datang bersamaan di gerbang akhirat. Malaikat penjaga mendatangi mereka dan berkata bahwa gerbang surga butuh perbaikan. Sang malaikat menanyakan pada masing-masing kontraktor, sehingga Tuhan bisa memilih seorang kontraktor. Kontraktor pertama, dari Amerika Serikat, memperkirakan biaya perbaikan gerbang surga berkisar 300 dollars. Sang malaikat menanyakan perinciannya. Si Kontraktor bilang, 100 dollars untuk bahan material, 100 dollars untuk buruh dan 100 dollars untuk keuntungannya. Kontraktor ke dua, dari Jepang, bilang butuh biaya 600 dollars. dengan perincian, masing-masing 200 dollars untuk material, buruh dan keuntungan. Ketika si Kontraktor ke tiga, dari Indonesia ditanya, berapa biaya perbaikan gerbang surga, si Kontraktor berkata 5600 dollars. Sang malaikatpun terkejut dan minta perinciannya. Si Kontraktor dengan tenang mendekati malaikat dan berbisik, " Pssst....2500 dollars buat kamu, 2500 dollars buat aku, sisanya suruh si Jepang yang ngerjain. " 00088 Dasar tolol Dari yens@telkom.net : Suatu hari ada dua orang kaya lagi duduk di cafe, sambil ngegosipin sopirnya. Orang kaya I : " Heyy, elo tau nggak, sopir gue ini blo'onnya setengah mampus ! Elo nggak percaya ? nih liat." Terus dia panggil sopirnya si Ah Beng " Ah Beng, ini 10 dollars, pergi ke toko mobil, dan beliin gue Mercedez." Ah Beng pun menjawab dengan sopan, " Yes Sir !! Righ A way !!" Terus langsung cabut ke toko mobil. Orang kaya I itu terus bilang ke temannya, " Liatkan ? Apa gue bilang....dia bener-bener blo'on.." Orang kaya II : " Haha....itu sich belon apa-apa, elo mau liat apa yang namanya stupid ? Nih gue tunjukkin apa yang namanya Stupid." Terus orang kaya II manggil sopirnya Si Ali. " Ali, pergi ke rumah gue, pulang, liatin apa gue ada di rumah atau nggak ?" Ali: " Yes Sir !! Right A Way !!" dan dia langsung cabut ke rumah tuannya. Orang kaya II terus bilang ke temannya tadi, " Liat kan apa gue bilang ? dia nggak punya otak buat mikir, bahwa gue kan nggak mungkin bisa berada di 2 tempat sekaligus. Nggak berapa lama, kedua sopir itu ketemu di jalan, Ah Beng : " Ehh you know, my boss is very stupid laaaahhh. Dia kasih gue 10 dollars dan nyuruh gue beli mercedez di toko mobil, mana mungkin ?? Elo kan tahu sekarang kan hari minggu laaahh.Semua toko yach tutup!!" Ali : " Elo kira boss elo stupid ha ? boss gue lebih stupid lagi !! Masa dia nyuruh gue balik ngeliatin, apakah dia ada di rumah.....Padahal dia kan bisa ngecek sendiri pake handphonenya ke rumah !!" 00089 Pendeta pandai Dari amberlin@flashmail.net : Tiga pendeta, masing-masing merasa benar perihal persembahan Tuhan yang diterima dari jemaatnya. Pendeta I : " Begitu terima persembahan, saya membuat lingkaran dan saya berdiri di dalamnya, lalu saya melempar uang persembahan ke atas dan yang jatuh di luar untuk Tuhan dan yang di dalam untuk saya. " Pendeta II : " Kalau saya, saya menarik garis panjang dan saya berdiri di sebelah kiri. Uang saya lemparkan ke atas, yang jatuh di kanan untuk Tuhan, dan yang kiri untuk saya. " Pendeta III : " Kalau saya tidak perlu apa-apa, cukup saya lemparkan uang ke atas, pasti Tuhan bisa mengambil sendiri dan sisanya yang jatuh milik saya" 00090 Fungsi kaki Dari susilo@radiolink.net : Seorang remaja bernama Tito merengek agar di izinkan ayahnya memakai mobil untuk membeli barang di toko yang tidak begitu jauh. Ayah : " Anakku, lalu untuk apa Tuhan menciptakan ke dua kakimu itu ? " Tito : " Kaki sebelah kanan untuk menginjak gas, kaki sebelah kiri untuk menginjak kopling " 00091 Pakai lipstik Dari yesay4@thepresident.com : Anak : " Mama, sekarang 'kan saya sudah tujuh belas tahun. Bolehkah saya memakai lipstik, bedak dan parfum ? " Mama : " Tentu tidak. " Anak : " Lho, Tante di sebelah rumah membolehkan Nina memakai lipstik, bedak dan parfum setelah umurnya tujuh belas . . . . " Mama : " Tidak, Mama bilang tidak, Budi! " 00092 Bukan kambing saya Sepasang anak muda sedang berjalan-jalan di tengah hutan. Mereka menemukan sebuah lubang besar yang tampaknya sangat dalam. Si pria melihat ke dalam lubang. Ia sungguh tercengang karena dasar lubang itu sama sekali tidak kelihatan. Timbulan pikiran iseng untuk mengukur kedalaman lubang itu. Si wanita mengambil kerikil lalu melempar nya ke lubang. Mereka berusaha mendengar kalau- kalau kerikil tersebut menyentuh dasar lubang. Tapi karena lubangnya terlalu dalam, tidak ada suara yang terdengar. Si pria tidak habis pikir. Dia mengambil batu yang lebih besar, lalu melemparnya ke dalam lubang. Sama saja, batu tersebut tidak terdengar lagi. Pasti lubangnya dalaaaaam banget. Belum kehabisan akal, muda-mudi itu melihat sebatang pohon besar yang tergeletak di tanah. Mereka bersusah payah mengangkat batang pohon tersebut lalu melemparkannya ke dalam lubang. Beberapa saat kemudian, mereka melihat seekor kambing berlari dan kemudian melompat masuk ke dalam lubang. Aduuuh, kasihan banget tuh kambing. Pasti dia enggak bisa keluar, pikir anak muda itu. Berselang beberapa menit, seorang pria tua mendekati anak muda tersebut. Pak Tua : " Anak muda, lihat nggak ada kambing di sekitar sini ? " Anak muda : " Wah, kayaknya kambing Bapak barusan lari dan melompat ke dalam lubang. Pasti dia sudah mati sekarang. " Pak Tua : " Oooh, kalau begitu itu bukan kambing saya. Kambing saya tidak mungkin lari karena sudah saya ikat di batang pohon. " 00093 Untuk regu mana Pada hari Minggu siang seorang bapak menonton pertandingan sepak bola di televisi. Akhirnya ia tertidur di kursi sepanjang siang dan malam hari itu. Pagi harinya sang isteri membangunkannya. Isteri : " Pak, Pak, bangun Pak ! Sekarang tujuh tiga puluh. " Si Bapak melompat dan terjaga. Bapak : " Tujuh tiga puluh untuk regu mana ? " 00094 Baru malam ini Dari a5412@hotmail.com : " Titi, ada apa sih ? " kata Johan marah pada isterinya, " Tiga puluh tahun kita tidak ke Diskotek, rasanya kita tidak kurang suatu apa, kan ? " " Justru itulah. Hari ini Ulang Tahun Perkawinan Kita. Kita harus ke sana ? " teriak Titi tak mau kalah. Mereka memasuki ruangan Diskotek. Penjaga itu menyambut Johan dengan hormat. " Selamat malam, Tuan Johan. Dua tiket seperti biasanya ? " Titi memandang suaminya dengan heran. Setelah duduk, pelayan langsung menghampiri meja mereka. " Selamat malam, Tuan Johan. Hidangannya sama seperti biasanya ? " Titi menggertakkan gigi. Tengah malam muncul pembawa acara. " Saudra-saudara . . selamat datang. Acara akan di mulai dengan tari bugil. Siapa malam ini yang buka celana ? " " Bung Johan ! Bung Johan ! " teriak hadirin. " Brengsek kamu ! Sontoloyo kamu ! " jerit Titi sambil menghujani suaminya dengan pukulan. Johan tak sadar, tahu-tahu ia sudah berada di dalam taksi. " Jangan harap kau bisa keluyurann kesana lagi ! " teriak Titi sambil meneruskan pukulannya. Tiba-tiba pengemudi taksi menoleh sambil tersenyum : " Bung Johan, rasanya baru malam ini saya lihat perempuan model begini di samping Anda. " 00095 Datang bulan Dari santoso@surabaya.wasantara.net.id : Joni dan teman-teman sekelasnya di kelas satu SD di tugaskan gurunya mencari sesuatu hal menarik untuk di ceritakan dan di gambarkan keesokan harinya di sekolah. Keesokan harinya tiba giliran Joni untuk menggam- barkan hal menarik yang di temuinya. Ia pun menggambarkan sebuah lingkaran yang di namainya " Datang Bulan. " Gurunya heran dan menanyakan apa alasan Joni menganggap datang bulan adalah sesuatu yang istimewa. Saat di tanyakan gurunya, Joni pun menjawab : " Saya sendiri bingung, Bu apa yang menarik dari datang bulan. Yang jelas setelah kakak Saya yang SMA menyatakan terlambat datang bulan selama dua bulan, Ayah saya tiba-tiba mendadak jantungan, Ibu menangis tak henti dan anak muda yang kos di sebelah rumah bunuh diri. " Pak Karno, menaklukkan perempuan Pak Harto, ditaklukkan perempuan Pak Habibie, disangka perempuan Gus Dur, digandeng perempuan Pak Karno, bukan militer, mengatur militer Pak Harto, bekas militer, mengembangkan tradisi hitam militer Pak Habibie, dekat militer, ditunggangi militer Gus Dur, bukan militer, tapi punya militer swasta (Banser NU) Pak Karno, memancing seni dan perhatian Pak Harto, memancing ikan dan badai Pak Habibie, memancing tawa dan amarah mahasiswa Gus Dur, memancing tawa siapa saja Pak Karno, memanfaatkan hubungan luar negri Pak Harto, dimanfaatkan luar negeri & putera-puterinya Pak Habibie, tidak bermanfaat Gus Dur, lupa dan buta memanfaatkan kesempatan 00096 Ambil ikan Dari santoso@surabaya.wasantara.net.id : Di suatu tempat, salah satu negara berkembang ada sebuah peresmian peternakan ikan yang dananya mendapat bantuan dari bank dunia. Untuk go public, undangan pun disebar ke seluruh dunia. Dalam perjalanan menuju tempat pengguntingan pita, terjadi dialog di antara para tamu undangan. Tamu dari Jepang : Di negara saya tidak perlu tambak ataupun perterna- kan ikan seperti ini, kalau kami mau makan ikan, pergi saja ke sungai bawa tangguk, cidukkan ke sungai, dua atau tiga kali ciduk pasti dapat ikan. Tamu dari Korea : Itu belum seberapa di tempat saya, sekali tangguk saja sudah dapat ikan. (sementara wakil dari Indonesia mau ngomong, e.. keduluan dari Cina) Tamu dari Cina : Eehh, Tuan-tuan masih kalah di negara gua, tidak usah pakai tangguk, pakai saja gayung sudah dapat ikan 2 ekor Tamu dari Indonesia : He... bapak-bapak, ente tidak pernah ke Indonesia 'kan... Di negara saya, di setiap sungai, kalau kita mau ambil air satu ember saja susah banget, kita harus usir ikan- ikan yang ada di sungai, baru kita ambil airnya. 00097 Anjing-anjing pandai Dari susilo@radiolink.net : Beberapa orang Pemburu tengah melepas lelah sambil masing-masing menyombongkan Anjing peliharaan mereka. Karena tahu ada seorang penduduk asli yang ikut mendengarkan, mereka semakin membesar-besarkan cerita. Pemburu I : " Anjingku ini, sewaktu kusuruh ketoko membeli telur, ia tidak mau kalau telurnya tidak segar. Dia mempunyai hidung yang sungguh luar biasa ! " Pemburu II : " Itu sih belum apa-apa. " Pemburu II : " Anjingku ini, kalau kusuruh membeli rokok, pasti menolak jika rokok itu bukan favoritku. Tidak cuma itu, dia tidak akan merokok sampai tiba di rumah dan kutawari sebatang. " " Begini, Pak Tua, " kata seorang yang lain sambil menoleh ke Pak Tua penduduk setempat, " Apakah Anda pernah mendengar Anjing yang sehebat peliharaan kami ? " Pemburu III : " Pernah, sekali-Anjing saudaraku. " Pemburu IV : " Kupikir dia sedikit lebih pandai. " Pemburu II : " Maksudnya ? " " Mmm," sambung Pak Tua, " Anjing itulah yang menjalankan toko tempat Anjing-anjing Anda berbelanja. " 00098 Dua pembual Dari sukma01@softhome.net : Seorang Amerika membual : " Musim salju kami begitu dingin sehingga kami memasang alat pemanas di bawah tubuh sapi supaya mereka tidak menghasilkan eskrim. " Orang Filipina yang di ajaknya bicara tidak mau kalah : " Itu bukan apa-apa ! Musim panas kami begitu panas sehingga kami harus mengipasi ayam betina supaya tidak mengeluarkan telur rebus ! " 00099 Barang paling berharga Dari boims@hotmail.com : Seorang pemuda diajukan ke depan pengadilan atas tuduhan mencuri sepeda milik seorang gadis remaja. " Saya sama sekali tidak mencurinya, Pak Hakim " Kata si pemuda membela diri. " Dia yang memberikan sepeda itu kepada saya. Ketika itu pulang sekolah, dia meminta saya agar memboncengkannya dengan sepedanya. Saya dudukkan dia di stang. Lalu dalam perjalanan, di suatu semak belukar, dia menyuruh saya berhenti. Di bukanya baju dan celananya. Lalu katanya, saya boleh mengambil miliknya yang paling berharga. Pak Hakim, lalu saya berpikir, bajunya memang berharga, tapi itu baju wanita dan tak ada gunanya bagi saya. Jeans-nya juga terlalu kecil bagi saya. Karena itu, yah, apa boleh buat terpaksa saya mengambil sepedanya. " 00100 Bus tingkat Dari agustina@trac.astra.co.id : Di halte bus kabayan melihat bus bertingkat, Sang kondektur berteriak meneriakkan tujuan bus tersebut.. Si kabayan bertanya : Kabayan : "Jurusan mana bis inih, pak ? Kondektur : "Grogol !" Kabayan : "Kalau yang di atas ?" 00101 Empat biarawan Dari yens@telkom.net : Empat orang biarawan diijinkan untuk pergi bermalam minggu oleh Pastur, namun harus melaporkan hal apa saja yang telah mereka lakukan. Keesokannya .... Biarawan I : Pastur semalam saya telah berdosa karena menonton film, yang tidak sepantasnya di tonton Pastur : Dosamu telah diampuni, karena kamu telah mengaku, Sekarang pergi dan minumlah air suci ! Biarawan IV , yang berada urutan paling belakang tersenyum kecil. Biarawan II : Pastur, semalam saya berdosa karena saya tidak hati-hati mengendarai motor shg menabrak seekor anjing dan membunuhnya ! Pastur : Dosamu telah diampuni, karena kamu telah mengaku, Sekarang pergi dan minumlah air suci ! Biarawan IV, kembali tersenyum, diikuti dengan tertawa "he..he..he..." Biarawan III : Pastur semalam saya berdosa karena, tidak sengaja melihat tetangga saya sedang mandi Pastur : Dosamu telah diampuni, karena kamu telah mengaku, Sekarang pergi dan minumlah air suci ! Biarawan IV tidak tahan lagi tertawa makin keras "Hua...ha...ha...." Pastur : Mengapa kamu tertawa seperti itu, Apa yang kamu lakukan semalam ? Biarawan IV : " Saya buang air kecil di tempat air suci, pastur ! " 00102 Roket IPTN Dari yens@telkom.net : Suatu ketika (dua tahun dari sekarang). Beberapa negara maju tampaknya sudah mulai berani investasi di Indonesia. Mulailah wakil wakil negara itu mengirim Technokrat dan Perdana Menterinya. Sampailah mereka pada pembahasan perusahaan2 milik negara (BUMN), yang seharusnya amat menguntungkan itu. Ketika pembahasan sampai kepada industri pesawat terbang (IPTN), tampillah sodara Ilham Habibie untuk presentasi. Ilham : "Suatu kehormatan bagi kami bisa presentasi di hadapan bapak-bapak" Mahattir (Malaysia) : "To the Point saja, apa yang sodara banggakan dari IPTN ?" Ilham :" Oke, ternyata kami tidak lagi memproduksi pesawat Yang mulia,kami telah memproduksi roket " (sambil dengan bangga memperlihatkan prototype yang masih anget). Tony Blair (Inggris) : "Trus, apa keunggulan roket IPTN ini ?" Ilham : "Kalo Amerika cuma bisa mendaratkan manusia pertama dibulan,maka Roket kami akan bisa mengantarkan manusia ke matahari" Hadirin : " Wow......! Tony Blair : "Eh, eh... sebentar mas...,itu apakah Roket anda nggak kebakar, kalo mendarat di matahari. Khan disana panasss..." Ilham (dengan santainya menjawab) : "Lho, jangan khawatir pak, saya dan team sudah dengan cermat memperthitungkan, sehingga Roket kita akan sampai Matahari pada malam hari.... 00103 Buaya baik Dari ianhuang@hotkey.net.au : Saking susahnya nyari kerjaan, akhirnya seorang lulusan ITB terpaksa menerima tawaran untuk bekerja di Kebun Binatang Ragunan. "Apa boleh buat daripada nganggur, kerja beginian juga bolehlah, yang penting halal!" begitu tekadnya. Maka sejak hari itu sang insinyur muda mulai bekerja sebagai 'monyet monyetan' Sepanjang hari harus betah mengenakan baju monyet, pakai topeng monyet sambil mengunyah pisang atau kacang rebus terus terusan. Dan harus jempalitan selincah mungkin untuk menarik perhatian pengunjung. Pokoknya tak beda dengan monyet asli yang sudah mulai punah. Tak ayal lagi pengunjung Kebon Binatang Ragunan membludak lantaran mau ngeliat si monyet super yang konon tidak hanya lincah dan gesit tetapi juga cerdas, Wong ITB kok... Sayang sekali yang namanya sial itu sulit dielakkan ... dan akhirnya bisa datang juga. Sedang enak enaknya jempalitan, tiba tiba: gedebuk.... Byurrrrrrrrr.......... Sang monyet terjatuh ke dalam kandang buaya. "Waduh, mati aku!" pikiran sebelon dimangsa oleh buaya buaya ganas itu. Tapi ketika mulut buaya terbuka lebar siap menggigit,,,,,, dari dalam terdengar suara berbisik: jangan takut mas..... kami dari UI" 00104 Tidak bisa hamil Dari dezig@bigfoot.com : Di dalam mata pelajaran Sex Education untuk kelas dua, terjadi pembicaraan antara murid dengan guru, Ani : "Bu guru, bisakah ibu saya hamil?" Guru : "Berapa umur ibumu?" Ani : "40 tahun, bu.." Guru : "Ya, dia bisa hamil, Ani" Ani : "Lalu bisakah kakak perempuan saya hamil?" Guru : "Berapa umur kakakmu?" Ani : "19 tahun, bu.." Guru : "Ya, tentu saja dia juga bisa, Ani" Ani : "Mmm... bisakah saya hamil, bu?" Guru : "Berapa umurmu, Ani?" Ani : "7 tahun, bu" Guru : "Oh, kalau begitu kamu belum bisa hamil" Tiba-tiba, Dodi yang duduk dibelakang Ani, mencolek sambil berbisik, "Tuh kan, apa saya bilang.. tidak ada yang perlu kita kuatirkan!" 00105 Beo bandel Dari paul_ferrie@hotmail.com : Disebuah kota ada sebuah gereja Katholik dengan pastornya yang mempunyai rencana untuk merenovasi gereja itu menjadi lebih besar. Pastor itu juga mempunyai seekor burung beo yang sudah terlatih sedemikian rupa. Pada suatu hari Pastor tersebut menelepon toko bahan material untuk mempersiapkan kira-kira 2 truk pasir. Pastor : Tapi tolong jangan dikirim dulu karena saya harus mendapatkan persetujuan dari Roma, tetapi cukup persiapkan saja pasir tersebut. Pemilik toko : Okey, Pastor Dua hari kemudian Pastor tersebut datang kegereja dan dia kaget sebab didepan gereja sudah menumpuk 2 truk pasir yang belum dia pesan (karena persetujuan dari Roma belum didapatkan). Pastor tersebut marah-marah dan dia menanyakan semua pekerja di gereja tersebut, tetapi tidak ada yang mengaku. Pemilik toko tersebut bersumpah- sumpah bahwa yang memesan itu adalah pastor sendiri, suaranya mirip, katanya. Si pastor mulai curiga kepada si burung Beo, karena burung ini memang sudah sangat terlatih dan dapat menirukan banyak suara, bahkan bisa menelepon. Pastor kepada burung beo : Kamu, ya, yg menelepon ? Burung Beo : Enggakk, enggakkkk. Pastor : Awas, kamu!!! Pastor tersebut menelepon toko bahan bangunan dan meminta agar pasir tersebut diambil kembali karena dia belum merasa memesan dan membutuhkan pasir tersebut sekarang. Pasir tersebut diambil kembali oleh toko bangunan. Tetapi dua hari kemudian saat pastor tersebut datang kembali ke gereja, didepan gereja sudah menumpuk kembali 2 truk pasir seperti terjadi beberapa hari yang lalu. Sang pastor kembali marah -marah dan kembali menanyakan semua pekerja di gereja tersebut, tetapi kembali jawabannya sama, yaitu mereka tidak tahu menahu mengenai hal tersebut. Ini pasti ulah si Beo, pikir si Pastor.... Pastor langsung masuk keruang kerjanya, dan dilihatnya si Beo sedang bersiul-siul dengan paras muka innocent. Pastor (marah-marah) : Kamu pasti yang pesan pasir, ya! Beo : Engak, engakkk, engakkkk. Orang engak pesen!! Pastor : Alaa, pasti kamu ! Awas kalau berani lagi bertingkah, gue.......(mikir).... gue....gue salib elo. Dengan marah-marah juga diteleponnya toko bahan bangunan dan minta agar pasir diambil lagi. Tentu saja toko bahan bangunan enggak mau, tapi masak sih Pastor berbohong, pikir pemilik toko, dan akhirnya pasir tersebut diambil juga. Keesokan harinya si Pastor datang lagi ke gereja, dan bener..............pasir tadi ada lagi didepan gerejanya. Kembali ditanyanya semua pekerja gereja, jawabannya sama seperti yang sudah sudah, yaitu "enggak tahu" Yakinlah si Pastor bahwa ini pasti ulah si Beo. Dengan berangnya dia masuk ke ruang kerjanya dengan membawa kayu, paku dan palu. Ditangkapnya si Beo, dan disalibnya si Beo. Beo itu tentu saja menjerit-jerit, "bukan saya, engakkk, engakkk,,", tapi si Pastor tidak peduli. Disalibnya si Beo, digantungkannya di dinding dan ditinggalkannya beo tersebut. Suasana ruang kerja pastor sepi sekali, yang terdengar hanya tangisan si Beo. Anda tahu, kan, biasanya digereja Katholik selalu ada salib didinding ruangannya, begitu juga dengan ruang kerja si Pastor. Beo tersebut menangis dan tidak sengaja ketika dia menoleh ke samping dilihatnya ada salib dengan patung disalib tersebut. Kembali dengan muka innocentnya, burung beo tersebut bertanya kepada patung yang disalib tersebut : "Mesen pasir juga, ya ??" 00106 Kendaraan di surga Dari co_lugu@hotmail.com : Seorang wanita yang kaya raya meninggal dan masuk ke Sorga, oleh rasul Petrus ia diberi sebuah sepeda untuk bepergian di Sorga yang jalan2xnya terbuat dari emas. Sementara ia mengendarai sepedanya, ia melihat pembantunya naik sedan BMW dan tukang kebunnya naik Mercedes. Dengan perasaan kecewa ia segera menemui rasul Petrus dan bertanya, "Kenapa pembatuku bisa naik BMW dan tukang kebunku bisa naik Mercedes?? Sedangkan aku sendiri yang adalah majikan mereka hanya naik sepeda. INI TIDAK ADIL ...!!!" Rasul Petrus dengan sabar menjawab ibu ini, "Ibu, fasilitas di Sorga ini, termasuk juga jenis transprortasi yang digunakan, diberikan sesuai dengan pelayanan orang2x semasa ia di dunia. Pembantu dan tukang kebun ibu melayani Tuhan lebih daripada ibu, oleh sebab itu mereka mendapatkan yang lebih baik." Dua hari kemudian, si wanita ini kembali lagi kepada rasul Petrus sambil tertawa terbahak-bahak. "Apanya yang lucu??!!", tanya rasul Petrus. Si ibu menjawab dengan muka geli, "Kemarin saya ketemu pendeta saya di taman sebelah sana." "Sedang apa dia??", tanya rasul Petrus dengan nada penasaran. "Ia lagi asyik dengan sepatu roda-nya ....!!" 00107 Pesan terakhir Dari Riane@vico.co.id : Terbaring di sebuah rumah sakit, seorang pria sekarat tergopoh-gopoh menggapai dan membuat gerakan seolah-olah ada sesuatu yang akan ia katakan kepada pendo'a disampingnya. Sang pendo'a, mencoba mengamati dan pelan -pelan bertanya : "Adakah sesuatu yang ingin anda katakan ?". Pria itu mengangguk menegaskan, pendo'a itu segera memberikan secarik kertas dan pulpen yang tak lepas dari genggamannya, kemudian berkata : "Saya tahu anda tidak mampu berbicara, tapi tulislah disini apa yang ingin anda utarakan dan akan saya berikan kepada istri anda, saya berjanji tidak akan membacanya". Dengan sisa-sisa kekuatannya, pria itu menuliskan pesan terakhirnya dan memberikannya kepada sang pendo'a, tak lama kemudian ia meninggal dunia. Setelah memimpin ritual pemakaman, pendo'a itu mendekati istri sang pria. Kemudian diberikannya catatan akhir suaminya dan menghibur, "Tepat sebelum suami yang anda cintai meninggal dunia, ia menuliskan pesan terakhir ini untukmu". Dengan bergelimang air mata, sang istri membaca pesan yang ditinggalkan suaminya : "TOLONG JANGAN INJAK SALURAN OKSIGENKU" 00108 Pengorbanan Dari Adjie.Pranowo@ptsi.siemens.co.id : Sebuah pesawat buatan IPTN yang mengangkut pemimpin pemimpin bangsa, tiba-tiba mengalami kerusakan.... Kapten Pilot muncul di kabin, dan mengumumkan, "Tuan-Tuan, harus ada yang mengorbankan dirinya supaya kita bisa selamat" Yang pertama berdiri, Megawati Sukarnoputri, "Demi Indonesia! Hidup PDI-P !!!" katanya seraya terjun. Kemudian bangkit Gus Dur, "Demi Indonesia! Hidup PKB !!!" katanya, lalu ia pun terjun. Tidak mau kalah, Amien Rais pun berdiri, "Demi Indonesia! Hidup PAN !!!" katanya, dan ia pun terjun. Akhirnya berdiri Habibie, "Demi Indonesia! Hidup Golkar !!!" katanya, lalu ia menangkap Suharto dan melemparkannya keluar. 00109 Pekerjaan ringan Dari Adjie.Pranowo@ptsi.siemens.co.id : Seorang "teman dekat" dari desa mengunjungi Suharto, dan memohon,"Aku membutuhkan pertolonganmu untuk mendapat pekerjaan, sebab aku tidak memiliki ijazah apa pun." "Baiklah. Engkau bisa menjadi Asisten Pribadiku, dengan penghasilan sepuluh juta rupiah sebulan." "Oh, jangan. Berikanlah jabatan yang tidak sepenting itu." "Hmmm, begini saja. Aku bisa menunjukmu menjadi menejer sebuah pabrik besar. Gajimu lima juta rupiah sebulan." "Jangan, jabatan itu masih terlalu tinggi untukku. Buatku, cukuplah sekedar lima ratus ribu rupiah sebulan.. jabatan sopir bus, misalnya". "Maaf, kalau begitu, aku tidak bisa mencarikan pekerjaan untukmu. Untuk menjadi sopir bus, engkau harus memiliki ijazah !!!" 00110 Nenek nekat Dari suseno.agung@questintl.com : Kira-kira jam setengah dua maleman ceritanya ada anak muda ngebut pake' motor RX-King. Pokoknya ngebut banget deh. Ngeeengg..ngeeenggg... ngeeeeeeeng....!!! Gayanya kaya' M(as). Doohan. Eh... lagi ngebut-ngebutnya, tau-tau ada nenek-2 nyebrang. langsung aja si anak muda ngerem mendadak... ciiii...ittt... iiit... Si nenek selamat, nggak ketabrak. Fuuihhh.. Cuma si anak muda ini udah nggak bisa nahan amarahnya, langsung aja tuh nenek dibrondong makian. "Dasar luh nenek-2 tua peyot, nggak pernah makan sekolahan, nyebrang maen nyelonong aja - kagak liat kanan-kiri. Kalo' ketabrak gimana luh... Udah bosen idup -- mau cepet mati luh..!! Dasar nenek bego'..!!!!," Wah pokoknya keluar deh semua tuh luapan si anak muda. Selesai anak muda ngamuk, si nenek tua itu cuma bilang begini:.. "Elu tuh yang bego', nabrak aja nggak kena...!!!"

0 komentar:

Posting Komentar