Minggu, 04 Maret 2012

Pemimpin (dihargai)

Setiap individu adalah pemimpin. Setiap pemimpin adalah pengambil keputusan. Dan sebuah keputusan harus diambil.

Mengapa sebuah keputusan harus diambil? Di tengah situasi hidup yang terasa semakin menghimpit, menyikut dan menindas, berbagai pilihan dalam hidup menyerbu. Setiap orang mendapatkan pilihan-pilihan dalam hidup dimana setiap pilihan mengantarkan pada pilihan berikutnya. Hidup adalah rangkaian pilihan-pilihan dimana setiap orang adalah pemimpin (dirinya sendiri) untuk mengambil keputusan.

Beberapa dari kita mungkin mengejar segala sesuatu yang bisa menaikkan status sosial. Misal, ada yang rela sampai ngutang untuk membeli gadget mahal, mobil, atau apalah. Tujuan akhirnya agar bisa dihargai dan diterima oleh lingkungan sosialnya. Ya, kita butuh penghargaan karena kita semua memiliki nilai.

Sayangnya, kehidupan ini bagaikan sebuah cermin. Seringkali kita ingin untuk dihargai tapi enggan untuk menghargai orang terlebih dahulu. Bahkan kadang saking inginnya kita menggunakan power yang tidak semua orang miliki. Misalnya : jabatan. Bisa sih, hanya seberapa tulus orang menghargai Anda. Kalau sudah tidak menjabat? Anda bakalan ditinggalkan malahan mungkin di buang!

Lain dengan pemimpin yang biasa menghargai timnya. Mereka akan mendapatkan penghargaan balik,  loyalitas yang luar biasa dari tim yang dipimpinnya. Bahkan pemimpin model ini bakal dielu-elukan, kalau perlu dipertahankan oleh timnya.

Mari, kita mencoba belajar menghargai orang lain. Jangan melihat dari strata sosialnya atau apa pekerjaannya. Mereka semua manusia, sama seperti kita. Dan lagipula di mata Sang Pencipta, bukan harta, materi atau status sosial yang membedakan antar manusia tapi ketakwaannya terhadap Sang Khalik. Boleh jadi mereka yang tidak kita hargai karena levelnya di bawah kita jauh lebih mulia di mata PenciptaNYA.

Kamis, 22 September 2011

Goresan Tinta Indra Catri dari Amerika

Indra Catri - Bupati Agam 
"Goresan Tinta Dari Amerika Untuk Uda Syahrul Syaher"

"DALAM MENGENANG UDA SYAHRUL SYAHER"

Saya sangat terkejut mendengar berita tetang kepergian Drs. Syahrul Syaher yang dari dahulu sampai saat ini saya panggil dengan sebutan Uda Syahrul. Sepengetahuan saya adik-adik beliau sebagai pamong yang lebih yunior juga menyapa beliau seperti itu.

Sebetulnya satu jam sebelum beliau menghembuskan nafas terakhir saya merasa rindu berat dan menelepon beliau tapi tidak tersambung.
Kemudian saya hubungi Bapak Sekda, kondisinya juga sama, jalur beliau sedang sedang dialihkan. Kemudian saya ketahui beliau sedang mengadakan rapat khusus dan mungkin HP sengaja dimatikan.

Tidak lama berselang saya didatangi Kepala Bapeda, Isman Imran yang mengabarkan bahwa Uda Syahrul Syaher sudah tiada. Innalilahi wa Inalilahirojiun: perasaaan saya sungguh terpukul, Allah tidak mengizinkan saya untuk berbicara dengan beliau disaat-saat terakhir, sulit dipercaya, tapi harus menerimanya dengan iklas sebagai sesuatu ketetapanNya yang tidak terbantahkan. Karenanya yang dapat saya lakukan dengan segera adalah berdo'a untuk beliau dan menyampaikan ucapan berlangsungkawa, turut berduka yang dalam kepada keluarga besar yang ditinggalkan, melalui istri beliau yang saya nilai sangat tabah menerima cobaan yang demikian cepat dan tiba-tiba ini.

Kamis, 23 Juni 2011

JURUSAN TKJ DI SERBU SISWA BARU


Lubukbasung, Agam--Menguasai bidang teknologi Informasi di era milenium ini adalah sebuah modal untuk bisa bersaing masuk dunia kerja.

Terlihat dibeberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sedang melakukan penyaringan siswa baru terlihat jelas angka signifikan serta antrian panjang bahwa banyak dari para siswa yang baru menamatkan sekolah tingkat pertama ini lebih cendrung memilih kejuruan Teknologi komputer dan Jaringan (TKJ) dibandingkan kejuruan lain yang ditawarkan di beberapa SMK Kabupaten Agam.

Sebut saja, indra, dia memilih SMK dengan keahlian Teknologi Komputer dan Jaringan (TKJ) dengan tujuan nantinya bisa menguasai Teknologi Informasi dan setamat sekolah bisa langsung bekerja ataupun membuka usaha.

"sekarang hampir semua perusahaan yang membuka lowongan kerja selalu menanyakan "apakah anda mengusai komputer?", untuk itulah bertekad menguasai bidang Teknologi Informasi biar nantinya gampang mencari kerja, "ungkapnya.

hal senada juga dikatakan liza, dia lebih memilih kejuruan TKJ karena ia memang suka dengan teknologi Informasi komputer sekaligus ingin mendalaminya.

Kamis, 06 Mei 2010

Balairong Nagari Bawan di Resmikan Gubernur Marlis Rahman


Lubukbasung-Masyararakat Nagari Bawan Kecamatan Ampek Nagari” baralek gadang”, Meresmikan balerong adatnya , Rabu (5/5) yang diresmikan oleh Gubenur Sumbar Marlis Rahman.
Acara peresmian Balerong  Adat Nagari Bawan  ini dihadiri oleh Bupati Agam Aristo Munandar, Muspida Kabupaten Agam, Gubenur Sumbar  yang diwakili Sekda Provrinsi Sumbar Mahmuda Rifai, Camat sekabupaten Agam, Wali Nagari sekabupaten Agam, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, Indra Catri calon Bupati Agam, Yandril Cawabup serta Syafrudin Arifin Cawabup yang berpasangan dengan Sufyarma Marsidin.
Dalam sambutanya  Gubenur Sumbar yang diwakili Sekda prov Sumbar  Mahmuda Rifa’i menyampaikan bahwa pembangunan Nagari Bawan harus terus ditingkatkan dan terus berkembang untuk kemajuan kedepanya, untuk dikembangkan kegenerasi muda yang akan datang.